Kisah 2 Bocah di Malang Rawat Ayahnya yang Lumpuh

admin

Siswoyo hanya bisa terbaring di ranjang sederhananya. Pria berusia 50 tahun ini terlihat kurus dan tak terurus.

Sudah sejak tiga minggu lalu warga Jalan Raya Tlogomas RT 4 RW 7, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, ini lumpuh dan tak bisa beraktivitas.

Saat ditemui pada Jumat (20/8/2021), Siswoyo hanya bisa menahan sakit sambil mengusap air mata dengan. Dalam kesehariannya, Siswoyo tinggal bersama kedua anaknya.

Kedua anaknya itulah yang merawat Siswoyo selama menderita kelumpuhan. Muhammad Ilham yang masih berusia 11 tahun dan adiknya Muhammad Ricky yang masih berusia 4 tahun bahu-membahu merawat ayahnya.

BACA JUGA :   Prudential Bagikan Asuransi Corona Gratis, Simak Cara Dapatnya

Sementara, istri Siswoyo yang bernama Sri Mulyati meninggal dalam kecelakaan kendaraan di Pujon, Kabupaten Malang, sekitar dua tahun lalu.

Ironisnya ketiga orang ini tinggal di sebuah rumah yang tak layak huni dan terkesan kumuh. Beberapa barang berantakan terlihat di lokasi rumah. Tampak terlihat lingkungan rumah Siswoyo tinggal terawat.

BACA JUGA :   Meski Non Muslim, Bertrand Antolin Wakafkan Ribuan Al-Qur’an di Berbagai Masjid, Semoga Mendapat Hidayah

“Lumpuhnya sekitar tiga minggu yang lalu. Kalau sakitnya sudah terasa sejak delapan bulan yang lalu,” ujar Ketua RT 4, Sampurna Adi Wijaya, di rumah Siswoyo.

Sampurna menyebutkan, belum diketahui penyebab lumpuhnya Siswoyo. Pihaknya masih menunggu pemeriksaan dokter.

Selain lumpuh, didapati ada benjolan di dada sebelah kirinya. Belum diketahui juga penyebab benjolan tersebut.

Penyebab lumpuhnya belum diketahui. Ini makanya besok mau dibawa ke dokter untuk dirontgen terlebih dahulu,” kata Sampurna.

BACA JUGA :   Tips Mudah Membuat Pewangi Ruangan Yang Tahan Lama dan Bikin Betah Seisi Rumah

Selama ini, untuk kebutuhan sehari-hari, Siswoyo dibantu warga sekitar. Warga rutin mengirim makanan kepada Siswoyo dan kedua anaknya.

Rencananya, Siswoyo dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Sedangkan kedua anaknya akan dititipkan ke panti asuhan.

“Kemarin kita ngobrol sama tim relawan. Kalau tidak Sabtu atau Minggu akan dibawa ke rumah sakit. Pak Sis dibawa ke rumah sakit, anak-anak ke panti asuhan dan relawan bersih-bersih di sini,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Kisah Pilu Penantian Seorang Ibu Selama 14 Tahun Namun Meninggal Dunia Usai Anaknya Lahir

Seorang dokter yang telah menangani banyak proses persalinan, tentunya mengetahui bagaimana perjuangan seorang wanita mempertaruhkan nyawanya antara hidup dan mati saat melahirkan sang buah hati. Pertaruhan antara hidup dan mati seorang ibu yang melahirkan memang nyata adanya. Beberpa wanita mungkin telah membayangkan pertemuan dengan buah hatinya usai melahirkan. Namun kisah […]